INILAH 25 NASEHAT ISLAM PENTING YANG BERSUMBER DARI AL-QUR'AN DAN HADIST

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

25 Nasihat Islami yang bersumber dari Al Qur’an dan Hadits. Al Qur’an dan Hadits adalah dua pedoman utama manusia dalam menjalani hidup di dunia untuk meraih kebahagiaan di akhirat. Ketika mengalami masalah dan hambatan, mnusia seringkali butuh nasihat islami untuk lebih mengingat Allah SWT agar kembali sejuk hati dan pikirannya. Salah satu caranya adalah dengan menyimak kata-kata nasihat islami yang bersumber dari Qur’an dan Hadits. Berikut ini adalah kata-kata nasihat islami yang sekiranya mampu menyejukkan hati dan pikiran.
  1. Dan tolong-menolonglah kalian dalam melaksanakan kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan”. (Al-Mâidah : 2)
  2. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. — (QS.2:216), Al Quran
  3. Bagi tiap sesuatu terdapat ujian dan cobaan, dan ujian serta cobaan terhadap umatku ialah harta-benda. (HR. Tirmidzi)
  4. Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan. — (QS.2:245), Al Quran
  5. Takutlah kalian terhadap sikap kikir, karena sesungguhnya kikir itu telah membinasakan orang2 sebelum kalian.(HR Muslim)
  6. Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya. (QS. Al-Tahrim: 8)
  7. Kejujuran adalah ketentraman, dan kebohongan adalah kebimbangan. (HR.Tirmidzi)
  8. Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. — (QS.2:277), Al Quran
  9. Tidak kecewa orang yang istikharah, tidak menyesal orang yang bermusyawarah & tidak akan melarat orang yang hemat.(HR.Thabrani)
  10. Barangsiapa mengutamakan kecintaan Allah atas kecintaan manusia maka Allah akan melindunginya dari beban gangguan manusia. — (HR. Ad-Dailami), Hadist
  11. Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disukai Allah daripada seorang mukmin yang lemah dalam segala kebaikan.(HR.Muslim)
  12. “Barangsiapa yang mengucapkan : “Subhanallahil ‘Adhim wa bi-Hamdih”, ditanamkan untuknya sebatang pohon kurma di surga” (HR. Turmudhi)
  13. Allah lebih mengetahui terhadap apa yang mereka lakukan sejak mereka diciptakan.(HR.Bukhari,Muslim)
  14. Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas. — (QS.2:212), Al Quran
  15. Kami tidak menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu agar kamu menjadi susah. (Thaha:2)
  16. Orangtua adalah pintu surga yang paling tengah, apabila kamu mau maka sia-siakanlah pintu tersebut atau peliharalah.(HR.Tirmidzi)
  17. Tiada makanan yang lebih baik daripada hasil usaha tangan sendiri. — (HR. Bukhari), Hadist
  18. Termasuk dari kesempurnaan keislaman seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat.(HR.Tirmidzi)
  19. Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. — (QS.16:18), Al Quran
  20. Di antara akhlak seorang mukmin adalah baik dalam berbicara, tekun bila mendengarkan, berwajah ceria, dan menepati janji.(HR. Ad-Dailami)
  21. Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. Al-Baqarah : 153)
  22. Sungguh sangat unik perkara orang mukmin, sesungguhnya semua perkaranya adalah baik. Jika ia mendapat kebahagiaan, ia bersyukur dan jika ia mendapat ujian ia bersabar, maka hal itu merupakan kebaikan baginya. (HR. Muslim)
  23. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.(HR. Muslim)
  24. Dan taatlah kepada Allah dan Rasul (Muhammad) agar kalian diberikan rahmat.” (QS. Ali ‘Imran: 132)
  25. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.(Az Zumar:10)
Demikianlah 25 Nasihat Islami yang bersumber dari Al Qur’an dan Hadits, semoga bermanfaat. terimakasih.

INILAH KEMULIAAN DAN KEISTIMEWAAN MALAM LAILATUR QADAR

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Sebagai umat muslim yang taat beribadah, kita tentunya tidak akan melewatkan ibadah dimalam-malam mulia seperti Malam Ramadhan ini, terutama kita akan menunggu malam lailatur qadar yang sangat mulia dan istimewa. keutamaan kemuliaan malam lailatul qadar di bulan Ramadhan tercantum di dalam Al-Qur'an surat Al-Qadar yang artinya :"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan".Malam Lailatul Qadar adalah malam yang dimuliakan Alloh SWT, yang nilainya lebih baik daripada 1.000 bulan atau 30.000 kali malam biasa.

Di Lailatul Qadar tersebut, para malaikat turun ke bumi. Ada yang mengatakan mereka turun dengan membawa rahmat, keberkahan dan ketentraman bagi manusia. Ada yang berpendapat, mereka turun membawa semua urusan yang ditetapkan dan ditakdirkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk masa satu tahun. Sebagaimana yang tertera dalam firman-Nya:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ أَمْرًا مِنْ عِنْدِنَا إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ
"Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami.  Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul." (QS. Al-Dukhan: 3-5)

Keberkahan lailatul qadar adalah merupakan bagian dari hikmah keutamaan bulan Ramadhan itu sendiri. Dimana salah satu malam yang diselimuti keberkahan hanya terdapat pada salah satu malam di bulan Ramadhan. Betapa agungnya Ramadhan sehingga tak ada selainnya yang mendapatkan malam mulia yang lebih baik dari seribu bulan. 

Rasulullah SAW bersabda yang artinya : "Barangsiapa yang beribadah pada malam Lailatul Qadr, niscaya diampuni dosa-dosanya yang sudah lewat". (HR Bukhari dan Muslim).

Keistimewaan malam Lailatul Qadar jika dibandingkan dengan malam lainnya tentunya tidaklah sama. Disamping hadir di saat malam bulan ramadhan yang tentunya bulan penuh barokah dan ampunan, malam Lailatul Qadar juga memiliki keistimewaan sebagaimana sudah tertulis dalam Al Qur’an ataupun dalam hadist Nabi Muhammad SAW.


InilahTanda Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar

Untuk mendapatkan keberkahan dan kemuliian lailatul qadar tentunya kita selaku Umat Islam perlu untuk mengenali akan tanda-tanda malam lailatul qadar telah tiba di sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.

Berikut beberapa ciri-ciri datangnya lailatul qadar berdasarkan beberapa dalil hadist seperti yang dilansir dari webiste eramuslim com antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Sabda Rasulullah saw,”Lailatul qodr adalah malam yang cerah, tidak panas dan tidak dingin, matahari pada hari itu bersinar kemerahan lemah.” Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah yang dishahihkan oleh Al Bani.
  2. Sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya aku diperlihatkan lailatul qodr lalu aku dilupakan, ia ada di sepuluh malam terakhir. Malam itu cerah, tidak panas dan tidak dingin bagaikan bulan menyingkap bintang-bintang. Tidaklah keluar setannya hingga terbit fajarnya.” (HR. Ibnu Hibban).
  3. Rasulullah saw bersabda,”Sesungguhnya para malaikat pada malam itu lebih banyak turun ke bumi daripada jumlah pepasiran.” (HR. Ibnu Khuzaimah yang sanadnya dihasankan oleh Al Bani).
  4. Rasulullah saw berabda,”Tandanya adalah matahari terbit pada pagi harinya cerah tanpa sinar.” (HR. Muslim).
  5. Tak ada seorang pun yang tahu kapan tamu agung itu akan datang. Hanya Allah SWT yang mengetahui kapan malam yang lebih baik dari 1.000 bulan itu akan menghampiri hambanya. Terlebih, sebagai tamu agung, Lailatul Qadar hanya dianugerahkan kepada orang-orang yang mendapat taufik dan beramal saleh pada malam itu. 

Mengapa begitu? Supaya kita semakin giat mencarinya sepanjang hari, khususnya pada malam-malam sepuluh terakhir Ramadhan.

Inilah Kemuliaan Keberkahan Keutamaan Lailatul Qadar


Berikut beberapa keutamaan kemuliaan malam lailatul Qadar dibandingkan malam-malam lainnya yang didapatkan pada sepuluh malam terakhir di bulan ramadhan antara lain adalah sebagai berikut seperti dilansir dari rumaysho.com :

Lailatul Qadar Lebih Baik Dari 1000 Bulan

Allah Ta’ala berfirman yang artinya :"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadar: 3). An Nakho’i mengatakan, “Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.” (Lihat Latho-if Al Ma’arif, hal. 341). 

Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (Zaadul Masiir, 9: 191). Ini sungguh keutamaan Lailatul Qadar yang luar biasa.

Inilah Tanda Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar

Lailatul Qadar Adalah Malam Yang Penuh Keberkahan

Allah Ta’ala berfirman yang artinya :"Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhon: 3). 

Malam penuh berkah ini adalah malam ‘lailatul qadar’ dan ini sudah menunjukkan keistimewaan malam tersebut.

Lailatul Qadar adalah malam dicatatnya takdir tahunan

Allah Ta’ala berfirman yang artinya :"Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah” (QS. Ad Dukhan: 4). Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya (12: 334-335) menerangkan bahwa pada Lailatul Qadar akan dirinci di Lauhul Mahfuzh mengenai penulisan takdir dalam setahun, juga akan dicatat ajal dan rizki. Dan juga akan dicatat segala sesuatu hingga akhir dalam setahun. Demikian diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar, Abu Malik, Mujahid, Adh Dhohak dan ulama salaf lainnya.

Namun perlu dicatat -sebagaimana keterangan dari Imam Nawawi rahimahullah­ dalam Syarh Muslim (8: 57)– bahwa catatan takdir tahunan tersebut tentu saja didahului oleh ilmu dan penulisan Allah. Takdir ini nantinya akan ditampakkan pada malaikat dan ia akan mengetahui yang akan terjadi, lalu ia akan melakukan tugas yang diperintahkan untuknya.

Malam Penuh Ampunan

Salah satu keistimewaan malam Lailatul Qadar adalah pengampunan dosa bagi orang yang menghidupkan malam Lailatul Qadar. Sebuah hadist dari Abu Hurairah rs yang artinya “Barang siapa yang melaksanakan sholat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah SWT, maka Allah akan mengampuni dosa-dosa yang telah lalu”.

Itulah beberapa keistimewaan malam Lailatul Qadar. Tentunya masih banyak keistimewaan-keistimewaan lainnya yang sudah tersirat dalam ayat serta hadist lain. Seperti yang diketahui, malam Lailatul Qadar merupakan malam dengan sejuta keistimewaan bagi orang muslim yang menghidupkannya dengan beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

Amalan Di Malam Lailatul Qadar

Malam lailatul qadar merupakan malam yang sangat ditunggu-tunggu. Kedatangannya sangatlah dinantikan dengan beberapa persiapan yang telah dilakukan. Malam inilah, para malaikat turun ke bumi karena melimpahnya rahmat yang turun. 

Oleh karena itu, jangan sampai kita membuang kesempatan yang sangat berharga dan hanya ada di bulan Ramadhan ini hanya lewat begitu saja. Persiapkan diri kita dengan melakukan amalan-amalan yang baik di sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadhan.

Berikut ini ada beberapa Amalan-Amalan Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan Malam Lailatul Qadar antara lain adalah sebagai berikut :

1. Biasanya Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersungguh-sungguh dalam ibadah seperti shalat, membaca Al-Quran dan berdoa dalam sepuluh malam akhir di bulan Ramadhan melebihi ibadahnya di malam selain Ramadhan.

Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Aisyah radhiallahu’anha sesungguhnya Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Biasanya Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam ketika memasuki sepuluh malam terakhir menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya serta mengencangkan kainnya (semangat beribadah dan menghindari isterinya).”

Diriwayatkan pula oleh Ahmad dan Muslim, “Beliau bersungguh-sungguh (ibadah) pada sepuluh malam akhir melebihi kesungguhannya pada selain Ramadhan.”

2. Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk menunaikan qiyam sholat pada lailatul qadar dengan penuh keimanan dan penuh pengharapan.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dari Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam sesungguhnya beliau bersabda, “Barangsiapa yang berdiri (menunaikan shalat) pada malam lailatul qadar dengan iman dan harap (pahala), maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni,” (Muttafaq ‘alaihi).

3. Mengkhususkan suatu malam di bulan Ramadhan sebagai lailatul qadar, hal ini memerlukan dalil yang mengkhususkan malam tersebut, bukan malam lain. 

Akan tetapi pada malam ganjil di sepuluh malam terakhir lebih besar kemungkinan dibandingkan malam lainnya, dan malam dua puluh tujuh lebih besar kemungkinannya sebagai malam lailatul qadar.

Kapan Malam Lailatul Qadar

Seperti pertanyaan banyak orang yang mendambaan bertemu dengan malam Lailatur Qadar, Kapankah terjadinya malam Lailatul Qadar?

Nabi kita shalallahu ‘alaihi wasallam memberitakan bahwasanya malam Lailatul Qadar terjadi pada malam-malam ganjil pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana disebutkan didalam hadits berikut yang artinya :”Carilah malam malam Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil pada sepuluh malam terakhir.” (Muttafaqun ‘alaih)

Diantara keutamaan Lailatul Qadar diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Malam yang diberkahi, barangsiapa menghidupkan malam tersebut maka akan mendapatkan keberkahan dari Allah ta’ala.
  2. Malam ditetapkannya taqdir untuk satu tahun kedepan, maka perbanyaklah berdoa agar taqdir kita untuk satu kedepan adalah taqdir yang baik.
  3. Nilai ibadah dimalam tersebut setara dengan amal selama seribu bulan.
  4. Diampuninya dosa-dosa orang-orang yang menghidupkan malam tersebut dengan ibadah karena beriman kepada Allah dan mengharapkan pahala dari-Nya semata.
  5. Doa Malam Lailatul Qadar

Diantara doa yang paling utama yang diucapkan pada lailatul qadar adalah apa yang Nabi sallalahu ‘alaihi wa sallam ajarkan kepada Aisyah radhiallahu ‘anha. Diriwayatkan oleh Tirmizi dari Aisyah radhiallahu’anha berkata,

Aku berkata kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, apabila aku mengetahui waktu malam Al Qadr, apakah yang mesti aku ucapkan pada saat itu?” Beliau menjawab, “Katakanlah, Allahumma innaka ‘afuwwun, tuhibbul ‘afwa, fa’fu’anni (Yaa Allah sesungguhnya engkau Maha pemberi ampunan, suka memberi pengampunan, maka ampunilah diriku ini).” (HR. Tirmidzi, HR Ibnu Majah).

Doa yang barokah ini sangat besar maknanya dan mendalam penunjukannya, banyak manfaat dan pengaruhnya, dan doa ini sangat sesuai dengan keberadaan malam lailatul qodar. Karena sebagaimana disebutkan di atas malam lailatul qodar adalah malam dijelaskan segala urusan dengan penuh hikmah dan ditentukan taqdir amalan-amalan hamba selama setahun penuh hingga lailatul qodar berikutnya. 

Maka barangsiapa yang dianugerahi pada malam tersebut al ‘afiyah (kebaikan) dan al’afwa (dimaafkan kesalahan) oleh Robbnya maka sungguh dia telah mendapat kemenangan dan keberuntungan serta kesuksesan dengan sebesar-besarnya. 

Barangsiapa yang diberikan al afiyah di dunia dan di akherat maka sungguh dia telah diberikan kebaikan dengan seluruh bagian-bagiannya. Dan tidak ada yang sebanding dengan Al ‘afiyah tersebut.

Demikian tentang kemuliaan dan keistimewaan malam Lailatur Qadar ini, Lailatul Qadar merupakan anugerah dari Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Itu diberikan agar mereka bisa mengejar ketertinggalan dari pahala-pahala dan kebaikan yang luput darinya, dan juga untuk menghapus kesalahan dan dosa-dosa dalam perjalanan hidupnya. Allah sayang kepada kita, hamba-Nya yang beriman, akankah kita juga sayang kepada diri kita sendiri dengan memanfaatkan malam yang mulia itu? Wallahu Ta'ala A'lam. 

Subhanakallohumma wa bi hamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik....

* * *

INILAH ARTI DAN PENGERTIAN LAUH MAHFUZH

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Lauh Mahfuzh dalam bahasa Arab: (Arab:لَوْحٍ مَحْفُوظٍ) pengertian atau artinya adalah kitab tempat Allah menuliskan segala seluruh skenario/ catatan kejadian di alam semesta. Lauh Mahfuzh disebut di dalam kitab suci Al-Qur'an sebanyak 13 kali.

Sebutan lain dari Lauh Mahfuzh

Nama lain dari Lauh Mahfuzh berdasarkan Al-Qur'an adalah sebagai berikut:

Induk Kitab (أم الكتاب, Ummu al-Kitab),
Kitab yang Terpelihara (كِتَابٍ مَّكْنُونٍ, Kitabbim Maknuun).

“...pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh),...(Al-Waaqi'ah, 56:78)

Kitab yang Nyata (كِتَابٍ مُّبِينٍ, Kitabbim Mubiin).

“Tiada sesuatu pun yang ghaib di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). (An Naml, 27:75)
Gambaran Lauh Mahfuzh

Menurut syariat Islam, Allah telah mencatat segala kejadian-kejadian di dalam Lauh Mahfuzh, dari permulaan zaman sampai akhir zaman. Baik berupa kisah nabi dan rasul, azab yang menimpa suatu kaum, pengetahuan tentang wahyu para nabi dan rasul, tentang penciptaan alam semesta dan lain-lain. Sekalipun jika kita tidak melihat segala sesuatu, semua itu ada dalam Lauh Mahfuzh.

Wujud Lauh Mahfuz yang diyakini oleh para sahabat adalah sebidang papan atau tulang yang biasa ditulisi. Papan dan tulang itu hanya disebut lauh jika sudah ditulisi.

Lauh Mahfuzh akan kekal selamanya karena ia termasuk makhluk yang abadi, selain Lauh Mahfuzh makhluk abadi ada 'Arsy, surga, neraka dan lain-lain.

Allah telah menjadikan Lauh Mahfuzh ini sebagai tempat untuk menyimpan segala rahasia dilangit dan di bumi. Jin dari golongan setan akan berusaha untuk mencuri segala rahasia yang tertulis di dalamnya untuk menipu manusia. Disamping itu, mereka juga memiliki tujuan untuk memainkan aqidah manusia. Sebab itu Allah melarang manusia untuk mengetahui ramalan nasib, karena peramal itu dibantu oleh jin dan jin itu akan membisikkan hasil curian itu kedalam hati peramal. Jika ada setan yang berusaha mencuri berita, maka malaikat penjaga Luh Mahfuzh akan melemparkan bintang ke arah pencuri berita tersebut, pelemparan ini yang kadang-kadang kita lihat dengan adanya bintang jatuh atau meteor.
Tidak banyak diketahui tentang Lauh Mahfuz dan para ulama jarang menjabarkannya dengan detail, karena ia adalah urusan alam ghaib/ rahasia Allah. Dalam Al-Quran pun, Luh Mahfuz di sebut secara sepintas saja, tanpa penjelasan lebih lanjut. Sebagai contohnya dalam satu peristiwa yang amat bersejarah, ahli tafsir menyatakan Luh Mahfuz disebut berkaitan dengan Nuzul Al-Quran dari Luh Mahfuz ke Baitul Izzah (langit dunia) secara sekaligus yang terjadi dalam bulan Ramadhan (Wikiperdia.org).

Sumber: 
https://id.wikipedia.org/wiki/Loh_Mahfuz
Artikel ini ditulis juga di situs berikut:
http://www.kumpulanmisteri.com/2015/11/misteri-kitab-lauhul-mahfudz-yang.html
www.kompasiana.com/.../dimanakah-kitab-lauh-mahfuzh_55a5e3fef47e615906375c
www.muslimbusana.com/umum/lauh-mahfuzh-qalam-dan-penulisan.../index.htm
https://islamagamauniversal.wordpress.com/.../lauh-mahfuzh-dan-kandungan-isinya/

BOLEHKAH MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU ??? 2017

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Sisa-harimanusia--Umat muslim di dunia banyak yang mengikuti dan menghadapi pergantian Tahun Baru 2016 - 2017, tetapi banyak diantara mereka sebenarnya yang tidak menyadari bahwa itu merupakan tahun baru Masehi, jika kita sebagai Umat Muslim yang beragama Islam maka kita memiliki tahun Tahun Baru sendiri yaitu Tahun Baru Islam 1 Muharam.

Sebenarnya tidak salah mengikuti pergantian tahun, tetapi jangan terjebak dengan berbagai kegiatan perayaan yang dapat merusak aqidah dan keimanan kita. Jangan ikut-ikutan pesta perayaan yang mengandung unsur perbuatan yang mengarah kepada kemaksiatan dan perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT.



Ada dua pendapat yang mengharamkan dan menghalalkan umat islam mengikuti Perayaan Tahun Baru ini :

1. Pendapat yang Mengharamkan

Mereka yang mengharamkan perayaan malam tahun baru masehi, berhujjah dengan beberapa argumen.

a. Perayaan Malam Tahun Baru Adalah Ibadah Orang Kafir

Bahwa perayaan malam tahun baru pada hakikatnya adalah ritual peribadatan para pemeluk agama bangsa-bangsa di Eropa, baik yang Nasrani atau pun agama lainnya.

Sejak masuknya ajaran agama Nasrani ke eropa, beragam budaya paganis (keberhalaan) masuk ke dalam ajaran itu. Salah satunya adalah perayaan malam tahun baru. Bahkan menjadi satu kesatuan dengan perayaan Natal yang dipercaya secara salah oleh bangsa Eropa sebagai hari lahir nabi Isa.

Walhasil, perayaan malam tahun baru masehi itu adalah perayaan hari besar agama kafir. Maka hukumnya haram dilakukan oleh umat Islam.

b. Perayaan Malam Tahun Baru Menyerupai Orang Kafir

Meski barangkali ada yang berpendapat bahwa perayaan malam tahun tergantung niatnya, namun paling tidak seorang muslim yang merayakan datangnya malam tahun baru itu sudah menyerupai ibadah orang kafir. Dan sekedar menyerupai itu pun sudah haram hukumnya, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Siapa yang menyerupai pekerjaan suatu kaum (agama tertentu), maka dia termasuk bagian dari mereka."

c. Perayaan Malam Tahun Baru Penuh Maksiat

Sulit dipungkiri bahwa kebanyakan orang-orang merayakan malam tahun baru dengan minum khamar, berzina, tertawa dan hura-hura. Bahkan bergadang semalam suntuk menghabiskan waktu dengan sia-sia. Padahal Allah SWT telah menjadikan malam untuk berisitrahat, bukan untuk melek sepanjang malam, kecuali bila ada anjuran untuk shalat malam.

Maka mengharamkan perayaan malam tahun baru buat umat Islam adalah upaya untuk mencegah dan melindungi umat Islam dari pengaruh buruk yang lazim dikerjakan para ahli maksiat.

d. Perayaan Malam Tahun Baru Adalah Bid’ah

Syariat Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW adalah syariat yang lengkap dan sudah tuntas. Tidak ada lagi yang tertinggal.

Sedangkan fenomena sebagian umat Islam yang mengadakan perayaan malam tahun baru masehi di masjid-masijd dengan melakukan shalat malam berjamaah, tanpa alasan lain kecuali karena datangnya malam tahun baru, adalah sebuah perbuatan bid’ah yang tidak pernah dikerjakan oleh Rasulullah SAW, para shahabat dan salafus shalih.

Maka hukumnya bid’ah bila khusus untuk even malam tahun baru digelar ibadah ritual tertentu, seperti qiyamullail, doa bersama, istighatsah, renungan malam, tafakkur alam, atau ibadah mahdhah lainnya. Karena tidak ada landasan syar’inya.

Ingatlah; Agama ku Islam dan Tahun Baruku 1 Muharam...

KEUTAMAAN BERZIKIR "LAA ILAHA ILALLAH"

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Dalam hidup ini kita dianjurkan untuk selalu berzikir, bertasbih kepada Allah SWT. Kalimah ‘La Ilaha Illallah’ berisi penuh seluruh tasbih, tahmid dan takbir atau segala pujian kepada Allah SWT. Berzikir akan mendorong tubuh bergerak atau harakah secara hakiki. Hal ini tentu saja sukar dijelaskan dalam penjabaran lidah kita yang terbatas. Dalam tasawuf, harakah ini disusun begitu rupa sehingga menimbulkan rentak berbaris demi proses taqarrub. Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah mengatakan, "Kalimat Tauhid (Laa ilaha illallah) memiliki keutamaan yang sangat agung yang tidak mungkin bisa dihitung."

Tapi  tahukah kita ternyata keutamaan kalimat tauhid atau tahlil ini sungguh luar biasa, berikut adalah beberapa keutamaan kalimat tahlil "Laa ilaha ilallah" :

1. Kalimat 'Laa ilaha illallah' merupakan harga surga, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda,"Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah 'lailaha illallah', maka dia akan masuk surga" (HR. Abu Dawud 1621)

2. Kalimat 'Laa ilaha ilallah' adalah kebaikan yang paling utama, Abu Dzar berkata,"Katakanlah padaku wahai Rasulullah, ajarilah aku amalan yang dapat mendekatkanku pada surga dan menjauhkanku dari neraka." Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Apabila engkau melakukan kejelekan (dosa), maka lakukanlah kebaikan karena dengan melakukan kebaikan itu engkau akan mendapatkan sepuluh yang semisal." Lalu Abu Dzar berkata lagi, "Wahai Rasulullah, apakah 'laa ilaha illallah' merupakan kebaikan?" Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,"Kalimat itu (laa ilaha illallah, pen) merupakan kebaikan yang paling utama. Kalimat itu dapat menghapuskan berbagai dosa dan kesalahan."

3. Kalimat 'Laa ilaha illallah' adalah dzikir yang paling utama, Dari Jabir rodhiyallohu 'anhu , dari Nabi sholallohu 'alaihi wasallam beliau bersabda : "Dzikir yang paling utama adalah laa ilaha illallah, dan doa yang paling utama adalah alhamdulillah."(HR. Ibnu Majah, An Nasa'I - Shohih Targhib wa Tarhib : 1526 )

4. Kalimat 'Laa ilaha ilallah' adalah pelindung api neraka, Dari Umar rodhiyallohu 'anhu ia berkata : saya mendengar Rasulullah sholallohu 'alaihi wasallam bersabda : "Sungguh aku akan mengajarkan sebuah kalimat, tidaklah seorang hamba mengucapkannya dengan benar dari hatinya, lalu ia mati diatas keyakinan itu, kecuali (Allah) mengharamkan tubuhnya dari api neraka. Yaitu kalimat laa ilaha illallah. (HR. Hakim - Shohih Targhib wa Tarhib : 1528 ). Suatu saat Nabi shallallahu 'alaihi wa salam mendengar muadzin mengucapkan 'Asyhadu alla ilaha illallah'. Lalu beliau mengatakan pada muadzin tadi, "Engkau terbebas dari neraka."(HR. Muslim no. 873)

5. Kalimat 'Laa ilaha illallah' adalah dzikir dan perantara doa, Dari Abu Sa'id Al Khudri rodhiyallohu 'anhu dari Nabi sholallohu 'alaihi wasallam beliau bersabda : Musa berkata : Wahai Tuhanku ajarkanlah kepadaku sesuatu, yang aku akan berdzikir dan berdoa kepadaMu dengannya. Allah berfirman : Wahai Musa ucapkanlah Laa ilaha illallah. Musa berkata : Wahai Tuhanku seluruh hambaMu mengucapkan kalimat ini. Allah berfirman : Wahai Musa ! Seandainya langit tingkat tujuh dan apa yang ada didalamnya serta bumi tingkat tujuh selain Aku diletakkan di suatu timbangan, dan laa ilaha illallah diletakkan di timbangan yang lain, maka akan berat timbangan laa ilaha illallah." (HR. Ibnu Hibban, Hakim - Fathul Bari : 11/28 )

6. Kalimat 'Laa ilaha ilallah' menunda kiamat, Dari Anas bin Malik rodhiyallohu 'anhu ia berkata : Rasulullah sholallohu'alaihi wassalam bersabda : "Tidak akan terjadi kiamat (apabila) masih ada orang yang menyebut laa ilaha illallah".(HR. Ibnu Hibban, - Ta'liqotul Hisan : 6809, Ash Shohihah : 3016).

7. Dzikir Laa ilaha illallah pahalanya paling banyak,Sebagaimana terdapat dalam shohihain (Bukhari-Muslim) dari Abu Hurairoh radhiyallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda,"Barangsiapa mengucapkan 'laa il aha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syay-in qodiir' [tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan segala pujian.Dia-lah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu] dalam sehari sebanyak 100 kali, maka baginya sama dengan sepuluh budak (yang dimerdekakan, pen), dicatat baginya 100 kebaikan, dihapus darinya 100 kejelekan, dan dia akan terlindung dari setan pada siang hingga sore harinya, serta tidak ada yang lebih utama darinya kecuali orang yang membacanya lebih banyak dari itu." (HR. Bukhari no. 3293 dan HR. Muslim no. 7018).

Dan masih banyak lagi keagungan – keagungan dzikir tahlil "Laa ilaha illaallah", marilah kita berdzikir "laa ilaha illaallah" sebanyak – banyaknya dengan hati yang tulus ikhlas diwaktu pagi dan petang, sebagaimana firman Allah "Wahai orang – orang beriman, berdzikirlah kepada Allah, sebanyak – banyaknya." (Al- Ahdzab:41).

Dengan ini jelaslah keutamaan dzikir 'laa il aha illallah' sebagai kunci kebaikan dan adabnya. Mudah-mudahan yang sedikit ini dapat bermanfaat. Wassalam...

JADWAL PUASA RAMADHAN 1437 H/2016 M DI SELURUH KOTA BESAR DI INDONESIA

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Ramadhan merupakan sebuah nama bulan yang kesembilan dalam kalender Islam. Ramadhan didahului bulan Sya'ban dan diikuti oleh Syawal. Jadi puasa Ramadhan adalah puasa yang wajib dilaksanakan pada bulan Ramadhan oleh umat Islam. Puasa Ramadhan termasuk salah satu rukun Islam. Dalam hadist Imam Bukhari, puasa Ramadhan disebutkan di nomor kelima setelah ibadah haji, sedangkan Imam Muslim meletakannya pada nomor keempat setelah membayar zakat.

Islam itu dibangun atas lima perkara: Persaksian bahwa tidak ada Tuhan (yang benar untuk diibadahi) kecuali Allah, dan Muhammad adalah Utusan Allah, dan mendirikna shalat, membayar zakat, ibadah haji, dan puasa Ramadhan.

Sembagai seorang muslim wajib bagi kita untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Alasan umat Islam diwajibkan berpuasa Ramadhan tak lain ialah karena Allah telah memerintahkan kita di dalam firmannya yaitu Al-Qur’an, Kita juga wajib mempercayai Al-Qur’an sebab Al-Qur’an juga merupakan salah satu dari Rukun Iman. Bila anda tidak percaya Al-Qur’an maka keimanan anda pun diragukan.

Hal ini seperti yang firman Allah dalam Al-Qur’an mengenai wajibnya puasa Ramadhan berikut ini :

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al Baqarah : 183)

Melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini tidak hanya sekedar menahan rasa haus dan lapar saja, tapi juga menahan hal-hal seperti nafsu, amarah, dan perbuatan terlarang lainnya. Banyak sekali amalan yang dilipat gandakan pahalanya selama bulan ramadhan ini seperti menjalankan amalan-amalan ibadah iktikaf, menjalankan ibadah-ibadah sunnah, bersedekah, silaturrahim, dan lain sebagainya. Kita akan bersih dari dosa seperti bayi yang baru lahir kembali. Maka kita sebagai umat muslim sudah seharusnya tidak melewatkan bulan Ramadhan dengan kegiatan yang sia-sia, agar lebih termotivasi menjalani bulan puasa dan lebih memahami makna bulan ramadhan itu sendiri. 

Oleh karena itulah banyak sekali hikmah-hikmah yang terdapat di bulan suci ramadhan ini, karena dengan menjalankan puasa saja, kita telah mendapatkan banyak sekali manfaat, apalagi melakukan amalan-amalan yang lain.
















INILAH KEUTAMAAN DAN FADHILAH SURAT YASIN JIKA DIAMALKAN

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Surat Yasin termasuk surat Makkiyah yang agung. Bilangan ayatnya ada 83 ayat. Ayat-ayatnya pendek dan sangat mengena di hati orang mukmin. Beberapa isi kandungan Surat Yasin antara lain; Kandungan Keimanan, yaitu; Keimanan akan Allah dengan mensucikannya dengan sifat-sifatnya, Keimanan akan Alqur’an yang merupakan ilmu, kekuasaan dan rahmat Allah, keimanan akan surga dan sifat-sipatnya, keimanan akan hari akhir. Kandungan Kisah-Kisah, yaitu; Kisah utusan-utusan nabi isa a.s dengan penduduk anthakiyah. Salah satu ayatnya menjelaskan adanya bukti ilmu pengetahuan Astronomi: semua bintang di cakrawala berjalan pada garis edarnya.


Adapun beberapa diantara Keutamaan, Hikmah dan Fadhilah Surat Yasin akan kami paparkan dibawah ini, sebagaimana kami rangkum dari berbagai sumber. 

Manfaat/Khasiat Surat Yasin (Yaasiin)

Menurut sabda Nabi Muhammad saw, siapa membaca surah Yaasiin(Yasin) satu kali, sama dengan membaca Alqur’an sampai khatam (selesai) sepuluh kali, siapa membiasakan membaca surah Yaasiin setiap malam sampai mati, maka termasuk mati syahid.
Jika dibaca pada waktu pagi, maka memperoleh kegembiraan sampai sore, dan jika dibaca disore hari maka dapat gembira sampai pagi.
Jika anda ada maksud kepada pembesar supaya berhasil, maka bacalah surah yaasiin dari rumah sebanyak 25 kali, maka insya Allah berhasil.
Jika dibacakan untuk orang yang akan meninggal dunia, maka tidak akan dicabut nyawanya selagi ia belum didatangi malaikat Ridwan dengan maksud memberi kegembiraan kepada orang yang akan meninggal tersebut.
Jika dibacakan pada mayat di dalam kubur maka diringankan siksanya.
Jika ditulis dan dilebur air, lalu diminum, sama dengan meminum seribu obat.
Khasiatnya lagi adalah dapat dipergunakan sebagai obat sakit panas, caranya dibaca sekali, setiap sampai pada lafadz “MUBIIN” dengan mengikat benang sekali sampai tujuh, kemudian diikatkan pada bahu kanannya orang yang sakit panas, maka insya Allah sehat kembali.

Fadhilah Surat Yaasiin (Yasin)

Dibacakan pada orang sakaratul maut maka akan memepermudah keluarnya ruh.
Membaca Surah Yasin = Membaca Alqur’an 10 kali.
Dapat memberi syafaat bagi pembacanya.
Dimudahkan hajatnya.
Meringankan siksa kubur.
Menolak kejahatan.
Di baca pada malam jum’at mendapatkan ampunan.
Jika belum menikah akan dapat jodoh.
Jika ketakutan, Allah akan menghilangkan rasa takutnya itu.
Jika dipenjara, Niscaya akan bebas.
Orang tersesat akan mendapat jalan lagi.
Orang haus akan hilang hausnya.
Orang sakit akan hilang sakitnya.
Keutamaan Surat Yaasiin

Untuk mengetahui beberapa keutamaan surat yasin, marilah kita simak beberapa hadits Rasulullah SAW berikut ini :
"Segala sesuatu mempunyai jantung (hati), sedang jantung Al-Qur’an adalah surah Yasin, dan siapa saja yang membaca surah Yasin Allah swt. mencatat bacaannya seperti bacaan Al-Qur’an sepuluh kali"
(Ad-Darimiy, At-Turmudzi dan Anas ra. dan Kanzul-Umal, Juz 112624)

"Siapa membaca surah Yasin setiap malam ia diampuni"
(Al-Baihaqy dalam Syi’abil Iman dan Abu Hurairah ra. dan Kanzul-Umai, Juz 1/2625)

"Siapa membaca surah Yasin di waktu malam, maka di waktu shubuh ia menjadi orang yang mendapatkan ampunan"
(Abu Nu’aim dalam Al-Chilyab dan lbnu Ma’ud ra. dan Kanzul-Umal, Jua 112626)

"Siapa saja membaca surah Yasin untuk mencari ridha Allah swt., maka Allah swt. mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu, maka bacalah itu oleh kalian di sisi orang-orang mati kalian"
(Al-Baihaqy dalam Syi’abil Iman dan Mu’qil bin Yasar ra. dan Kanzul Umal, Juz 112629)

"Tiada seorang akan mati, lalu dibacakan surah Yasin di sisinya, kecuali AIIah swt. memudahkan kematiannya"
(Abu Nu’aim dan Abu Danda’ dan Abu Dzar ra. dan Kanzul-Umal, Juz XV/42 186)

Dengan memperhatikan beberapa hadits-hadits di atas, maka kita dapat mengambil beberapa pelajaran tentang keutamaan surah Yasin di antaranya sebagai berikut :
Surat Yasin Sebagai jantung Al-Qur’an
Surah Yasin mampu menggerakkan seluruh ayat Al-Qur’an menjadi hidup menyala memancarkan cahayanya yang amat terang bagi ruhani manusia ibarat generator yang mampu menggerakkan kawat-kawat listrik untuk menerangi ruangan yang gelap.

Inti surah Yasin adalah, wujud Yang Mulia Rasulullah Muhammad saw. yang telah menerangi hati umat dengan cahaya Al-Qur’an dan di akhir zaman bayangan beliau akan bangkit kembali dalam wujud Imam Mahdi as., karena itu kebenaran dan keindahan Islam di akhir zaman akan tampak cemerlang kembali setelah tertutup khurafat dan bid’ah selama 13 abad.

Apabila orang membaca surah Yasin setiap malam dgn bimbingan Imam Mahdi as.
Atau Khalifah penggantinya di akhir zaman ini dia akan mengerti dan menyadari kedudukannya sebagai hamba Allah swt. dan senantiasa bertobat, sehingga ia menjadi hamba yang terampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan terlindungi dari dosa di masa depannya.

Salah satu bukti yang telah diberikan Umat Islam dari generasi ke generasi.
Adalah jika ada orang sakit keras menuju kematiannya jika di sisinya dibacakan surah Yasin Allah SWT akan memudahkan proses kematiannya.
Dianjurkan membaca surah Yasin pada malam Jum’at
Mengandung makna agar manusia senantiasa ingat tentang kesuksesan dan kebahagian orang yang ruhaninya sempurna dan amat celaka dan menderitanya orang yang durhaka kepada Allah swt. dan rasul-Nya.

Di samping itu agar ia senantiasa siap menyambut kebangkitan Imam Mahdi as. sebagai imam Umat Islam di akhir zaman untuk menyelamatkan mereka dari berbagai azab, bencana dan berbagal fitnah, khususnya fitnah Al-Masihid-Dajjal.
Surah Yasin dan hari Jum’at mempunyai kaitan yang sangat erat
Sehingga Rasulullah SAW mengajarkan secara istimewa kepada Hadhrat Ali bin Abi Thalib ra. agar di malam Jum’at bangun sepértiga malam untuk shalat dan membaca surah Yasin.

Itulah beberapa Fadhilah, Manfaat dan Keutamaan Surat Yasin yang sangat luar biasa. Dengan kita mengatahui, maka jangan sungkan-sungkan lagi untuk selalu membacan dan/atau mengamalkan Surat Yasin secara rutin setiap malam, atau minimal setiap malam jum'at. 

Sumber : http://www.blogkhususdoa.com/

INILAH HUKUM MEMAKAI JAM TANGAN DI TANGAN KANAN

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Pertanyaan:
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani ditanya : " Kami melihat sebagian orang memakai jam tangan di tangan kanan, dan mereka berkata bahwa yang demikian itu sunnah, ada dalilnya ?"

Jawaban
Kami berpegang teguh dalam masalah ini dengan kaidah umum yang terdapat dalam hadits Aisyah di dalam Ash-Shahih, ia berkata.

“Artinya : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyukai menggunakan (mendahulukan) kanan dalam segala sesuatu, yaitu ketika bersisir, bersuci, dan dalam setiap urusan

Dan kami tambahkan dalam hal ini, hadits lain yang diriwayatkan dalam Ash-Shahih, bahwa beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Sesungguhnya Yahudi tidak mencelup (menyemir) rambut-rambut mereka, karena itu berbedalah dengan mereka, dengan cara menyemir rambut kalian”.

Juga hadits yang lain yang di dalamnya terdapat perintah untuk berbeda dengan musyrikin.
Maka dari hadits-hadits tersebut dapat kami simpulkan bahwa disunnahkan bagi seorang muslim untuk bersemangat dalam membedakan diri dengan orang-orang kafir.
Dan sepatutnyalah untuk kita ingat bahwa membedakan diri dari orang kafir, mengandung arti bahwa kita dilarang mengikuti adat kebiasaan mereka. Maka tidak boleh bagi seorang muslim untuk menyerupai orang kafir, dan sudah selayaknya bagi kita untuk selalu tampil beda dengan orang-orang kafir.

Di antara adat kebiasaan orang kafir adalah memakai jam tangan di tangan kiri, padahal kita mendapatkan pintu yang teramat luas di dalam syari’at untuk menyelisihi adat ini. Walhasil mengenakan jam tangan di tangan kanan merupakan pelaksanaan kaidah umum, yaitu (mendahulukan) yang kanan [1], dan juga kaidah umum yang lain yaitu membedakan diri dengan orang-orang kafir.

[Disalin dari buku Majmu’ah Fatawa Al-Madina Al-Munawarah, Edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Albani, Penulis Muhammad Nashiruddin Al-Albani Hafidzzhullah, Penerjemah Adni Kurniawan, Penerbit Pustaka At-Tauhid]
_________
Foote Note
[1]. Yaitu di dalam hal-hal yang baik dan mulia, sebagai pemuliaan anggota tubuh bagian kanan

Coutrtesy of almanhaj.or.id
Sumber | republished by (YM) Yes Muslim ! 

PENGERTIAN, KEDUDUKAN DAN FUNGSI HADIST

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Hadist Qauliyah, Hadist Fi'iliyah, Hadist Takririyah
Perpustakaan Hadist
A. Pengertian 

Jika dilihat dari pengertiannya maka kita akan mencoba memahami hadist dari Perkataan hadis yang berasal dari bahasa Arab yang artinya baru, tidak lama, ucapan, pemikiran, dan cerita. Menurut istilah ahli hadis yang dimaksud dengan hadis adalah segala berita yang bersumber dari Nabi Muhammad SAW, berupa ucapan, perbuatan, dan takrir (persetujuan Nabi SAW) serta penjelasan sifat-sifat Nabi SAW.

Mengacu pada definisi tersebut, hadis Nabi SAW, dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu:

  1. Hadis Qauliyah, yaitu hadis yang didasarkan atas segala perkataan dan ucapan nabi SAW. Misalnya; sabda Rasulullah SAW yang menegaskan bahwa rukun iman itu ada 6 dan rukun Islam itu ada 5. 
  2. Hadist/Sunah Fi'liyah, yaitu hadist/sunnah yang didasarkan yang didasarkan atas segenap perilaku dan perbuatan NabiSAW. Misalnya; perbuatan-perbuatan Rasullulah SAW tentang tata cara mengerjakan salat dan menunaikan ibadah haji.
  3. Hadist/Sunah Takririyah, yaitu hadis yang disandarkan pada persetujuan Nabi SAW atas apa yang dilakukan para  sahabatnya. Nabi SAW membiarkan penafsiran dan perbuatan sahabatnya atas suatu hukum Allah dan Rasul-Nya. Diamnya Raulullah SAW menandakan persetujuannya. 

Contoh Hadist/ Sunah  Takririyah :

  • Takrir Nabi SAW terhadap kaum wanita yang pergi meninggalkan rumahnya untuk mendatangi masjid, menghadiri pengajian, dan untuk keperluan-keperluan lainnya.
  • Nabi SAW membiarkan sebagian sahabatnya berzikir dengan suara keras.
  • Nabi SAW membiarkan orang buta melakukan jual beli.



B. Kedudukah Hadis

Para Ulama berpendapat bahwa hadist menempati kedudukan pada tingkat kedua sebagai sumber hukum Islam setelah Al-Qur'an. 

Para Ulama beralasan kepada dalil-dalil Al-Qur'an Surah Ali- Imran, 3: 132, Surah Al-Ahzab, 33-36 dam Al-Hasyr, 59: 7, serta hadist riwayat Turmuzi an Abu Daud yang berisi dialog antara Rasulullah SAW dengan sahabatnya Mu'az bin jabal  tentang sumber hukum Islam. 

Barang siapa yang tidak mengakui Hadist sebagai sumber hukum Islam atau mengingkarinya, maka ia dianggap ingkar sunah, dan  dinyatakan murtad (keluar dari Islam atau kafir). (Lihat Al-Qur'an Surah An-Nisa, 4: 80).

Dalam pembahasan kedudukan Hadis sebagai sumber hukum Islam yang kedua, ada baiknya dibahas tentang kualitas hadis.  Kualitas Hadis dapat dilihat dari segi jumlah rawinya, nilai dan perawi terakhir yang membukukan hadist.


C. Fungsi Hadis

Fungsi atau peranan Hadis (Sunah) disamping Al-Qur'anul Karim adalah: 

1) Mempertegas atau mempertegas hukum-hukum yang telah disebutkan dalam Al-Qur'an (bayan at-taqriri atau at-takid).

Misalnya:

  • Keharusan berwudu ketika akan mengerjakan shalat yang tercantum dalam Surah Al-Ma'idah, 5: 6, diperkuat oleh hadis Nabi SAW, yang artinya" "tidak diterima shalat seseorang yang hadas sebelum berwudu." (H.R Bukhari).
  • Kewajiban mengerjakan shalat lima waktu yang tercantum dalam Surah Al-Haji, 22: 77, Surah Al-Baqarah, 2: 43, dan Surah Al-'Ankabut, 29: 45, dipertegas oleh Hadis-hadis Nabi SAW antara lain Hadist tentang rukun Islam.
  • Dari Abdullah bin Umar, Rasulullah SAW bersabda: Artinya: "Islam itu didirikan atas lima sendi, yaitu mengakui tiada Tuhan melainkan Allah dan bahwa Muhammad itu rasul Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, menunaikan ibadah haji ke Baitullah, dan berpuasa di bulan Ramadhan." (HR. Bukhari dan Muslim).
  • Penegasan Allah SWT dalam Al-Qur'an Surah An- Nisa, 4: 48 bahwa syirik itu termasuk dosa besar, telah diperkuat oleh hadist riwayat Muslim. Rasulullah SAW bersabda, yang artinya: "Maukah kalian aku beritahu tentang dosa terbesar? (diucapkan beliau sampai tiga kali), yaitu: menyekutukan Allah (syirik), durhaka pada kedua orangtua, kesaksian palsu, atau berkata dusta." (H.R. Muslim).


2) Menjelaskan, menafsirkan, dan merinci ayat-ayat Al-Qur'an yang masih umum dan samar (bayan at tafsir). Misalnya:

  • Allah SWT dalam Al-Qur'an mewajibkan shalat lima waktu, tetapi tidak dijelaskan secara detail tentang tata cara pelaksanaannya, syarat-syarat sahnya, rukun-rukunnya, sunah-sunahnya, dan yang membatalkannya. Tata cara pelaksanaan shalat yang tidak dijelaskan Al-Qur'an itu, dijelaskan oleh hadist.
  • Allah SWT dalam Al-Qur'an mewajibkan untuk membayar zakat, tetapi tidak dijelaskan secara detail tentang pelaksanaannya. Pelaksanaan zakat secara detail dijelaskan dalam Hadist (Sunnah).

3) Mewujudkan suatu hukum atau ajaran yang tidak tercantum dalam Al-Qur'an (bayan at-tasyri) namun pada prinsipnya tidak bertentangan dengan Al-Qur'an. Misalnya masalah menggosok gigi (siwak) yang disunahkan oleh Nabi SAW. Hal ini tidak terungkap secara eksplisit dan detail dalam Al-Qur'an. Al-Qur'an hanya menegaskan masalah kebersihan secara umum.


Demikianlah pengertian, kedudukan dan fungsi Hadist, semoga bermanfaat. Terimakasih.  

Sumber : Dirangkum dari berbagai sumber!!


Cari Artikel